Ekspor Mesin Listrik dan Panel Surya Pacu Pertumbuhan Dagang Indonesia-AS

- Rabu, 01 April 2026 | 20:40 WIB
Ekspor Mesin Listrik dan Panel Surya Pacu Pertumbuhan Dagang Indonesia-AS

Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, ada secercah kabar baik dari sektor perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekspor nonmigas ke Amerika Serikat pada Februari 2026 justru menunjukkan pertumbuhan yang cukup solid. Angkanya naik 5,97 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini, rupanya, banyak disumbang oleh kinerja luar biasa dari kelompok mesin dan peralatan listrik.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, membeberkan detailnya. Nilai total ekspor nonmigas ke AS bulan itu mencapai USD 2,49 miliar. Dari jumlah tersebut, kontribusi mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya ternyata tidak main-main: 15,87 persen.

“Pada Februari 2026, ekspor nonmigas ke Amerika Serikat mencatat kinerja yang baik ditengah berbagai tantangan global,” ujar Amalia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4).

“Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang meningkat 8,88 persen secara tahunan,” tambahnya.

Nah, kalau kita telusuri lebih dalam, ada satu bintang yang bersinar terang di dalam kelompok komoditas itu: produk energi terbarukan. Permintaan global yang menguat, khususnya untuk sel surya atau photovoltaic cells, menjadi pendorong utama. Yang menarik, lonjakannya terjadi di dua kategori.

“Ekspor sel surya yang telah dirakit dalam bentuk modul atau panel tumbuh 27,85 persen,” jelas Amalia.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar