Pemerintah Tahan Harga Pertamax, Pertamina Tanggung Selisih Rp5.500 per Liter

- Rabu, 01 April 2026 | 17:50 WIB
Pemerintah Tahan Harga Pertamax, Pertamina Tanggung Selisih Rp5.500 per Liter

Namun begitu, pemerintah tampak optimistis. Dengan skema pembayaran kompensasi yang lebih rutin, arus kas Pertamina dianggap mampu menahan beban ini dalam jangka pendek.

“Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk jangka pendek, enggak masalah,” kata Purbaya meyakinkan.

Lalu bagaimana dengan SPBU swasta? Mereka jelas ikut merasakan tekanan yang sama. Soal ini, Purbaya menyerahkan pembahasannya kepada kementerian teknis.

“Nanti mereka biar rapatkan dengan (Kementerian) ESDM, saya enggak ngerti itu ESDM dan yang lain mungkin,” katanya.

Pada akhirnya, keputusan ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat. Di tengah ketidakpastian global, pemerintah berusaha meredam gejolak harga. Meski konsekuensinya, Pertamina harus jadi penyangga sementara, menahan gejolak agar tidak langsung terasa di masyarakat.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar