JAKARTA Di tengah hiruk-pikuk situasi geopolitik global, ternyata sektor penerbangan dalam negeri kita justru menunjukkan geliat yang menarik. Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, dengan santai menyebut bahwa dampak perang antara AS, Israel, dan Iran nyaris tak terasa di sini. "Nggak ada pengaruh, everything is okay lah gitu ya," ujarnya saat ditemui di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana, Rabu (1/4/2026) lalu.
Menurutnya, kondisi penerbangan Indonesia baik-baik saja. Bahkan, ada tren yang justru menanjak.
Yang cukup mencolok adalah lonjakan permintaan sewa jet pribadi atau private jet untuk libur Lebaran tahun ini. Suntana melaporkan, data terbaru menunjukkan kenaikan yang signifikan. "Ya karena jumlah penerbangan di data sekarang ini mengalami kenaikan termasuk private jet," sambungnya.
Rupanya, jet pribadi kini jadi pilihan sebagian masyarakat untuk mudik dan bersilaturahmi. "Kami laporkan, terjadi kenaikan memang kebutuhan pesawat dan pesanan privat jet untuk kebutuhan silaturahmi juga cukup tinggi," jelas Suntana. Tren ini seolah menggarisbawahi perubahan pola perjalanan yang semakin beragam.
Artikel Terkait
Bank QNB Indonesia Catat Pertumbuhan Kredit 18% dan Perbaikan NPL di 2025
BSI Salurkan Zakat Perusahaan dan Karyawan Rp289 Miliar, Pertahankan Posisi Penyumbang Terbesar
Kemenpar Alihkan Fokus Pasar ke Asia Timur dan ASEAN Imbas Konflik Timur Tengah
Granat Aktif Ditemukan di Tong Sampah Kantor BPN Makassar