“Rekan-rekan sekalian, sebagai akibat longsor pada waktu itu di zona 4A kemudian memang harus ada waktu 10 hari untuk apa kita tata kembali,” jelasnya.
Akibatnya, sampah sempat menumpuk di beberapa titik. Pasar Induk Kramat Jati jadi salah satu lokasi yang paling terlihat. Tumpukannya menggunung, bikin resah. Tapi Pramono memastikan, kondisi itu sudah beres.
“Tetapi sekarang ini hampir semua tumpukan itu sudah bersih kembali karena memang Bantar Gebang sudah bisa digunakan kembali,” sambungnya. Ia klaim area pasar itu kini sudah bersih, tak ada lagi sampah yang menggunung.
Secara terpisah, Pramono juga menyebut bahwa arahan Presiden untuk membangun PLTSa akan segera ditindaklanjuti. Rencananya, Jakarta akan punya tiga PLTSa, dan salah satunya akan berdiri di Bantargebang.
“Apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk pembangkit listrik tenaga sampah termasuk di dalamnya di Bantargebang. Kami segera tindaklanjuti dan Jakarta untuk pembangkit listrik tenaga sampah akan ada tiga,” pungkas Gubernur.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Proyeksi Surplus Solar dengan B50
Presiden Prabowo Berduka, Tiga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Selatan
Analis: Ketegangan Selat Hormuz Beri Tekanan Fiskal, Tapi Tak Fatal bagi Indonesia
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Aman