Antrean 5,8 Kilometer di Pelabuhan Ketapang, ASDP Klaim Layanan Masih Terkendali

- Selasa, 31 Maret 2026 | 00:15 WIB
Antrean 5,8 Kilometer di Pelabuhan Ketapang, ASDP Klaim Layanan Masih Terkendali

Menurut Arief Eko, General Manager ASDP Cabang Ketapang, pengaturan arus tidak cuma fokus di pelabuhan. Mereka sudah mengantisipasi sejak kendaraan masih di jalur pendekat.

“Kami mengatur ritme kedatangan kendaraan agar tidak menumpuk di pelabuhan. Dengan buffer zone, distribusi kendaraan menjadi lebih terukur,”

kata dia.

Beberapa lokasi seperti Grand Watudodol, Terminal Sri Tanjung, Bulusan, dan PT Pusri difungsikan sebagai kantong parkir sementara sekaligus titik pengendalian.

Puncak arus balik sendiri terjadi pada Minggu (29/3) atau H 7. Saat itu, tercatat 56.365 penumpang dan 19.057 unit kendaraan menyeberang dari Jawa ke Bali. Sepeda motor mendominasi dengan 12.458 unit, disusul mobil pribadi sebanyak 4.995 unit.

Di lapangan, koordinasi dengan kepolisian, Dishub, dan pemangku kepentingan lain terus diperkuat. Masyarakat pun diimbau untuk membeli tiket lebih awal via Ferizy, merencanakan perjalanan dengan matang, dan tentu saja, menjaga kondisi fisik selama di perjalanan.

Dengan semua upaya itu, ASDP cukup optimistis arus balik tahun ini bisa dikelola dengan baik. Meski antrean panjang terlihat, yang penting roda terus berputar dan kendaraan tetap bergerak sampai tujuan.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar