Misalnya, harga Pertamax disebutkan bakal melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter. Untuk Pertamax Green, naik Rp6.250 ke Rp19.150. Sementara Pertamax Turbo disebut naik Rp6.350, mencapai Rp19.150 per liter.
Produk lainnya seperti Dex dan Dexlite juga tak luput dari 'proyeksi' kenaikan itu. Dex disebut naik Rp9.450 menjadi Rp23.950, dan Dexlite naik dengan nilai sama menjadi Rp23.650 per liter.
Menurut dokumen yang beredar itu, alasan kenaikan ini dikaitkan dengan dua faktor utama. Pertama, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kedua, kenaikan harga indeks minyak mentah internasional (HIP) untuk gasoline dan gasoil yang sangat tajam, bahkan ada yang disebut naik di atas 90 persen.
Namun begitu, semua angka dan analisis dalam dokumen itu, setidaknya untuk saat ini, hanyalah rumor. Pertamina masih berdiri di posisi yang sama: belum ada keputusan resmi. Situasinya masih menunggu dan lihat.
Artikel Terkait
Menteri Luar Negeri Beri Penghormatan Tertinggi untuk Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Shin Tae-yong Unggah Momen Syuting TV Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
Stok Beras Pemerintah Capai Rekor 4,3 Juta Ton, Harga Terkendali
Pemerintah Belum Ubah Batas Harga Tiket Pesawat Meski Tekanan Biaya Operasional Meningkat