Ia juga menambahkan bahwa pertemuan dengan pemerintah Jepang diharapkan bisa mendorong kerja sama yang lebih erat. “Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital,” jelasnya. Intinya, hubungan bilateral kedua negara ingin ditingkatkan di sektor-sektor yang benar-benar strategis.
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut dalam pesawat. Keberangkatan mereka di Bandara Halim dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi, mulai dari pimpinan DPR hingga perwakilan TNI dan Polri.
Kunjungan ke Negeri Sakura ini bukanlah satu-satunya. Rencananya, setelah urusan di Jepang selesai, Presiden akan langsung terbang ke Korea Selatan. Ini bagian dari rangkaian diplomasi yang fokus ke kawasan Asia.
Jadi, perjalanan ini baru permulaan. Momentumnya jelas: membuka pintu lebih lebar untuk investasi dan kolaborasi, sambil mempererat hubungan lama yang sudah terjalin puluhan tahun.
Artikel Terkait
Pelatih Bulgaria Waspadai Tren Naik Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series
Pemerintah Koordinasi dengan Iran untuk Keamanan Kapal Indonesia di Selat Hormuz
Anggaran Diskon Tiket Pelni Terserap 92,5%, Penumpang Capai 431.705 Orang
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera Jelang Final FIFA Series