ujar Zulhas menjelaskan.
Lalu, bagaimana dengan komoditas selain cabai? Secara umum, harganya relatif stabil. Ada yang naik sedikit, ada yang justru turun. Telur harganya tetap, ayam naik sedikit. Namun begitu, pemerintah tak akan tinggal diam melihat lonjakan harga yang terjadi pada beberapa item.
Mereka berjanji akan terus memantau pergerakan harga dari hari ke hari. Langkah konkretnya adalah dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah di berbagai daerah. Zulhas sendiri mengaku akan blusukan ke beberapa wilayah seperti Lampung dan Jawa Tengah untuk mengecek situasi langsung.
“Ya tentu kita akan pantau terus ya, tiap hari. Ini sekarang di sini, besok saya cek di Lampung, juga di Jawa Tengah dan lain-lain ya. Karena harga-harga masih ada yang belum turun, maka pemerintah melakukan apa yang kita sebut dengan pasar murah,”
tegasnya.
Rencananya, pasar murah akan segera digelar, salah satunya di kawasan Monas. Bulog disebut akan membagikan sekitar 100 ribu paket sembako murah yang berisi beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya. Upaya ini diharapkan bisa menjadi penyeimbang, menekan gejolak harga sambil menunggu seluruh rantai pasokan dan pedagang kembali beraktivasi normal.
“Ya nanti sore itu Bulog akan menggelar pasar murah untuk 100 ribu paket ya. Ada beras, ada minyak dan lain-lain. Begitu juga daerah-daerah lain kita lakukan pasar murah agar menekan harga di mana setelah Lebaran ini kan belum 100 persen pedagangnya datang,”
pungkas Zulhas.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas
Korlantas Siapkan Skenario One Way Tahap Ketiga Antisipasi Puncak Arus Balik