Di sisi lain, pelatih berusia 50 tahun itu sadar betul perannya. "Sangat penting bagi pelatih kepala untuk membantunya melewati perjalanan ini," tambahnya. Logikanya sederhana: semakin banyak jam terbang di level internasional, semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang.
Semua ini juga bukan tanpa tujuan jangka pendek. Herdman menuturkan, panggilan untuk pemain muda ini sekaligus merupakan persiapan matang untuk Piala AFF 2026 nanti. Dengan melibatkan mereka sekarang, ia bisa mengukur kemampuan mereka lebih detail.
Ada pertimbangan praktis juga, sih. "Skuad saat ini memang fokusnya pada para pemain yang bermain di Eropa," akunya. Ia sengaja membawa mereka sekarang karena memperkirakan pada Juli nanti, mereka mungkin tak bisa bergabung.
"Oleh karena itu, saya akan menggunakan pemain lokal pada periode tersebut," tandas Herdman. "Dan setelah itu, saya akan tahu siapa yang harus saya bawa ke Piala Asia."
Jadi, langkah ini seperti dua mata pisau. Selain mematangkan yang muda, juga memberi gambaran jelas buat pelatih untuk menyusun strategi ke depan. Sebuah investasi yang, jika dirawat, bisa berbuah manis.
Artikel Terkait
Arus Balik H+7, Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek
Pemprov DKI Siap Ikuti Arahan Pusat Terkait WFH/WFA
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia
SoftBank Amankan Pinjaman USD 40 Miliar untuk Perkuat Investasi di OpenAI