Kalau dibandingkan dengan hari sebelumnya, trennya semakin jelas. Kendaraan menuju Jakarta naik tipis, dari 53.189 menjadi 53.976 kendaraan. Itu artinya ada kenaikan sekitar 1,48 persen. Sinyal bahwa arus balik belum reda.
Sebaliknya, kendaraan yang keluar dari Jakarta justru turun. Dari 29.502 menjadi 28.437 kendaraan, atau turun 3,61 persen. Pergeseran arus lalu lintas ke arah Jakarta terlihat nyata di sini.
Dengan kondisi seperti ini, pihak pengelola jalan layang pun tak henti-hentinya mengingatkan para pengendara. Desti mengimbau agar semua pengguna jalan yang melintas di ruas MBZ selalu mengutamakan keselamatan.
"Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kecukupan daya listrik maupun BBM," pesannya.
Nah, bagi yang masih di perjalanan, hati-hati di jalan ya. Puncak arus balik diperkirakan masih berlangsung.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Tersangka Kasus Kuota Haji Masih Berada di Arab Saudi
MPR Desak Pemerintah Tarik Kontingen Perdamaian dari Lebanon Usai Serangan Israel
Prabowo dan PM Jepang Sepakati Percepatan Ratifikasi IJEPA
Avenged Sevenfold Gelar Konser Tunggal di JIS Oktober 2026