Akibatnya, jalan menuju Jawa Tengah pun jadi lebih padat. Bukan cuma oleh kendaraan besar, tapi juga oleh mobil pribadi yang dialihkan. Kabarnya, pengalihan ini terjadi karena ada pemberlakuan sistem satu arah (one way) di ruas tol tertentu.
Meski antreannya panjang dan pergerakannya seperti siput, kondisi lalu lintas masih terpantau bergerak. Tidak benar-benar macet total. Untungnya, petugas dari kepolisian dan dinas perhubungan sudah bersiaga di beberapa titik rawan. Mereka terlihat aktif mengatur arus dan berusaha mengurai kemacetan, khususnya di persimpangan-persimpangan kunci.
Buat para pengendara yang hendak melintas, imbauannya tetap standar tapi penting: ekstra hati-hati, jaga jarak aman, dan bersabarlah. Volume kendaraan berat yang tinggi di jalur pantura Cirebon ini kemungkinan masih akan berlanjut. Kondisinya tidak bisa diprediksi dengan cepat.
Nur Ichsan Yuniarto melaporkan.
Artikel Terkait
Prabowo Janjikan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen, DKI Dukung Penuh
DPRD Bandung Soroti Kesenjangan Gaji dan Evaluasi Kinerja ASN
BMKG Catat 201 Titik Panas di Riau, Tertinggi di Sumatera
Gibran Dorong Hilirisasi Peternakan Sapi di Boyolali dan Waspadai PMK