Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian punya pesan tegas buat pemerintah daerah: saatnya lebih cermat menggunakan anggaran. Ia mendorong agar dana yang ada benar-benar diprioritaskan untuk kepentingan publik. Caranya? Salah satunya dengan menekan pengeluaran untuk hal-hal yang dianggap kurang mendesak.
“Ya terutama perjalanan dinas yang tidak perlu, dari dulu saya sampaikan. Jadi uangnya diarahkan untuk program yang pro rakyat,”
ujarnya kepada wartawan di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu lalu.
Menurut Tito, efisiensi ini tidak melulu soal penghematan BBM. Gagasannya lebih luas, mengajak kita mengingat kembali langkah-langkah penghematan sederhana yang sempat diterapkan saat pandemi dulu. Misalnya, hal-hal kecil yang sering terlupa.
“Enggak spesifik ke sana. Nanti kita bisa gunakan sebetulnya, mekanisme pada waktu Covid itu. Misalnya, lampu dimatikan dulu, jangan meninggalkan kantor dengan lampu hidup, AC masih hidup,”
Artikel Terkait
Jenazah Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menhan
Pasar Rakyat Monas Atas Instruksi Presiden, 100.000 Kupon Dibagikan
Pemudik Motor Pilih Perjalanan Santai Demi Kesehatan Anak di Jalur Bekasi
Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami