"Bisa apa saja (regulasi yang lebih tinggi). Yang penting seperti harapannya bahwa kita bisa melakukan lebih tegas lagi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi,"
tambahnya.
Sebagai catatan, pembatasan operasional truk ini masih berlaku sampai tanggal 29 Maret nanti. Kebijakan ini memang sengaja diterapkan untuk mengatur arus balik mudik, sekaligus tentu saja untuk keselamatan semua pengguna jalan.
Dudy juga mengingatkan para pengusaha logistik. Dia minta mereka patuh pada aturan dalam SKB yang sudah ditetapkan untuk masa Lebaran ini.
Aturannya sendiri sudah jalan sejak 13 Maret. Truk barang dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi operasinya. Logikanya sederhana: mengurangi kemacetan, terutama di puncak arus balik yang diprediksi memuncak pada tanggal 24, 25, dan 27 Maret. Jadi, ya, upaya ini untuk antisipasi saja.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tiba, Pelupessy dan Tjoe A-On Masih dalam Perjalanan Jelang Laga Timnas
Kemnaker Perintahkan Pengawasan Ketat untuk Tuntaskan Aduan THR
Justin Hubner: FIFA Series 2026 Ajang Pembuktian Kekuatan Timnas Indonesia
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Akhir Pekan, Bakauheni Masih Lancar