ASDP Catat Lonjakan Penumpang Hingga 5,4% di Arus Mudik Lebaran 2026

- Senin, 23 Maret 2026 | 15:50 WIB
ASDP Catat Lonjakan Penumpang Hingga 5,4% di Arus Mudik Lebaran 2026

Layanan penyeberangan ASDP selama puncak arus mudik Lebaran 2026 berjalan cukup lancar. Ini terjadi meski ada peningkatan signifikan jumlah orang yang memilih kapal ferry untuk pulang kampung. Dari pantauan di 15 lintasan utama, operasional berjalan stabil berkat persiapan matang dan koordinasi yang terjalin erat antar pihak terkait.

Angkanya cukup mencengangkan. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga hari H Lebaran, penumpang yang menggunakan kapal mencapai 2,6 juta orang lebih. Itu artinya naik sekitar 5,4% dibanding tahun sebelumnya. Untuk kendaraan, pertumbuhannya bahkan lebih tinggi, yakni 7,2% dengan total hampir 668 ribu unit yang menyeberang.

Pada hari H-nya sendiri, tanggal 21 Maret, tercatat 156.838 penumpang. Jumlah itu sedikit lebih banyak ketimbang tahun lalu. Kendaraan yang menyeberang di hari yang sama mencapai 40.066 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengakui adanya peningkatan volume ini. Namun, dia memastikan semuanya tetap terkendali.

“Kami siaga penuh di tengah tingginya volume pemudik,” ujar Heru.

“Layanan kami jaga agar tetap prima. Caranya dengan menambah kapasitas operasional, memperkuat layanan di lapangan, dan tentu saja, koordinasi intensif dengan semua pihak. Yang paling utama, keselamatan dan kenyamanan penumpang tidak boleh dikorbankan,” tambahnya dalam pernyataan resmi Senin (23/3).

Tak perlu ditanya, lintasan antara Jawa, Sumatera, dan Bali tetap menjadi yang paling sibuk. Koridor ini seperti urat nadi mudik nasional. Untuk mengatasi kepadatan, ASDP melakukan berbagai penyesuaian. Mulai dari pola operasi kapal, penyiapan personel tambahan, sampai rekayasa lalu lintas dengan sistem penundaan di beberapa titik penampungan.

Menyambut arus balik yang diperkirakan tak kalah padat, persiapan juga digeber. Salah satunya, pengalihan layanan untuk kendaraan berat seperti truk melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara pada 23-29 Maret. Sementara itu, kendaraan ringan dan sepeda motor tetap dilayani lewat Pelabuhan Merak seperti biasa.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar