"Perlu saya luruskan juga ya," katanya. "Berlakunya nanti kan untuk sektor-sektor tertentu."
Dia memberi contoh, sektor pelayanan publik, industri, dan perdagangan masih akan dikaji lebih dalam. Artinya, jangan dulu membayangkan bank atau puskesmas tutup satu hari dalam seminggu.
"Jadi supaya tidak disalahpahami. Sektor berbentuk pelayanan, industri, perdagangan, tentu itu mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan tersebut. Makanya kita minta waktu untuk mematangkannya," jelasnya.
Kapan aturan finalnya keluar? Prasetyo memastikan pemerintah sedang menyelesaikan rumusan terakhir. "Sedang kita godok untuk kita finalkan," ujarnya. "Untuk sesegera mungkin akan kita sampaikan kepada masyarakat."
Jadi, intinya sederhana. Kebijakan ini lebih dilihat sebagai langkah antisipatif dan edukatif, bukan karena keadaan darurat. Sebuah langkah penghematan yang direncanakan, sebelum segala sesuatu menjadi rumit.
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Diberlakukan di Tol Jagorawi Menuju Puncak
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel
Bayern Munich Hajar Union Berlin 4-0, Dortmund Menang Dramatis
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 pada 24 Maret