Sebuah rudal Iran menghantam Kota Dimona, menurut pengakuan militer Israel. Yang jadi perhatian, kota di gurun Negev itu diketahui menjadi lokasi fasilitas nuklir negara tersebut.
Serangan langsung itu terjadi pada Sabtu (21/3) waktu setempat, menimpa sebuah bangunan di kota tersebut. Informasi ini dikonfirmasi oleh militer Israel dan dilaporkan AFP pada Minggu (22/3/2026).
Di sisi lain, televisi pemerintah Iran dengan tegas menyebut serangan ini sebagai balasan. Targetnya adalah serangan sebelumnya yang menimpa situs nuklir mereka. Sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran mengaku kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran. Meski begitu, mereka memastikan tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang terjadi.
Kerusakan Parah Terjadi di Beberapa Bangunan
Bukan cuma di Dimona. Petugas pemadam kebakaran Israel melaporkan serangan lain yang menyebabkan kerusakan hebat. Beberapa bangunan di sebuah kota di Israel selatan hancur parah.
"Menindaklanjuti laporan serangan di kota Arad, ini adalah serangan di pusat kota di antara bangunan tempat tinggal,"
begitu bunyi pernyataan dinas pemadam kebakaran. Mereka menegaskan serangan itu bersifat langsung.
"Kerusakan parah terjadi di lokasi tersebut,"
Artikel Terkait
Megawati dan Prabowo Gelar Pertemuan Teman Lama di Istana Merdeka Jelang Lebaran
Menko Airlangga: Momentum Lebaran Dukung Capai Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I 2026
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Putin Tegaskan Dukungan Rusia untuk Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel