tambahnya.
Media Israel ramai menayangkan gambar bangunan-bangunan yang rusak berat di kota itu. Lokasinya sekitar 25 kilometer timur laut Dimona, kota yang diserang beberapa jam sebelumnya. Arad, begitu nama kota itu, ikut merasakan dampaknya.
Korban jiwa pun berjatuhan. Petugas medis menyebut sekitar 30 orang terluka di Arad. Luka-luka itu muncul setelah polisi melaporkan puing-puing berhamburan, menyusul peringatan serangan dari Iran.
Dibalas Serangan ke Natanz
Serangan Iran ini sepertinya tidak datang tiba-tiba. Sebelumnya, fasilitas nuklir Natanz Iran dilaporkan diserang oleh Amerika Serikat dan Israel. Menariknya, serangan gabungan itu terjadi di tengah suasana Idulfitri.
"Menyusul serangan kriminal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis yang merebut kekuasaan terhadap negara kami, kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini,"
kata organisasi energi atom Iran dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Tasnim. Mereka pun cepat-cepat meredam kekhawatiran, menyatakan tidak ada kebocoran radioaktif yang terdeteksi di daerah Iran tengah itu.
Artikel Terkait
Megawati dan Prabowo Gelar Pertemuan Teman Lama di Istana Merdeka Jelang Lebaran
Menko Airlangga: Momentum Lebaran Dukung Capai Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I 2026
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Putin Tegaskan Dukungan Rusia untuk Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel