Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil dengan gaya yang santai dan percaya diri saat salat Idulfitri. Ia mengenakan baju koko lengan pendek yang ternyata dibeli dengan cara yang sangat merakyat: ia menawarnya sendiri di Pasar Tanah Abang.
"Ini di Tanah Abang waktu itu. Kayanya ini Rp125 (ribu). Dikitlah tawarnya. Boleh (nawar), kan kita ngirit," canda Purbaya, usai menunaikan salat Id di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Ditjen Pajak, Sabtu lalu.
Sambil bercanda dengan para wartawan, ia mengaku tak sungkan sedikit pun untuk menawar harga. Meski begitu, urusan pembayaran tetap berjalan tertib. "Yang bayar Pak Sekjen soalnya," imbuhnya sambil tertawa lebar.
Lebaran tahun ini memang spesial baginya. Ini adalah Idulfitri pertama Purbaya dalam posisi barunya sebagai Menkeu. Sebuah momentum yang ia akui membawa beban pikiran lebih berat ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Tanggung jawab mengelola keuangan negara jelas bukan hal sepele.
"Pertama jadi Menteri ya, lebih berat daripada biasanya. Kalau malam santai aja masih mikir gitu. Kadang-kadang susah tidur," ujarnya.
Tapi di balik beban itu, ada kebahagiaan tersendiri. "Tapi lebih senang. Bonus lebih banyak," tuturnya.
Artikel Terkait
JK dan Anies Hadiri Salat Id di Al Azhar, Serukan Persatuan
Prabowo: Pemulihan Pascabencana di Aceh Capai Hampir 100 Persen
Warga Berduyun-duyun ke Istana untuk Silaturahmi Idulfitri Prabowo
Ucapan Idul Fitri via WhatsApp Jadi Jembatan Silaturahmi di Era Digital