katanya sambil menata dagangan.
Puncak harapannya tentu pada H-3 Lebaran sampai malam takbiran. Saat itulah jalanan benar-benar dipadati kendaraan, dan omzetnya bisa melonjak drastis. Santi mengaku, dalam satu hari di puncak mudik, pendapatannya bisa menyentuh angka Rp1,5 juta. Angka yang cukup berarti untuknya.
Namun begitu, dia tak langsung menutup lapak begitu Lebaran tiba. Pengalamannya menunjukkan, arus balik atau sekadar kendaraan yang masih melintas di hari raya tetap memberinya peluang.
"Biasanya sampai malam Lebaran juga masih ramai. Kadang hari Lebaran juga masih buka,"
tuturnya. Tampaknya, setiap roda yang berputar di jalur Pantura itu adalah kesempatan. Dan Santi memastikan tak ada satu pun yang terlewat begitu saja.
Momen mudik, baginya, adalah tentang kerja keras dan kesabaran. Menunggu di tepi jalan, berharap rezeki ikut melintas.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026