Di sisi lain, ada juga Jembatan Kembar Margayasa yang akan difungsikan secara optimal. Jembatan ini diharapkan bisa membantu mengurai kepadatan di koridor yang sama.
Sementara itu, kondisi agak berbeda di jalur Sitinjau Lauik. Di sana sedang dibangun flyover, jadi otoritas setempat harus melakukan rekayasa lalu lintas. Caranya, dengan menggeser posisi barrier ke arah drainase supaya ruang untuk kendaraan tetap lega. Langkah ini diambil biar kapasitas jalan tidak berkurang drastis saat arus mudik membludak.
Persiapan tak cuma soal infrastruktur. Menurut laporan, Kementerian PU juga menyiagakan puluhan unit alat berat sekitar 40 unit untuk berjaga-jaga. Antisipasi ini penting untuk menghadapi kemungkinan gangguan seperti longsor atau pohon tumbang yang bisa tiba-tiba menghambat perjalanan pulang kampung.
Intinya, semua upaya dikerahkan agar perjalanan mudik tahun depan di Sumatera Barat, khususnya di jalur vital itu, bisa berlangsung lebih mulus dan tentu saja, aman.
Artikel Terkait
Permintaan Jasa Titip Barang di Stasiun Pasar Senen Melonjak 50% Saat Arus Mudik
Danantara Buka Pendaftaran Gelombang Kedua untuk Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik
Imsak Bogor Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Salat
Gubernur DKI Siapkan WFH untuk ASN Guna Hemat BBM Antisipasi Dampak Konflik Global