Sejak dini hari tadi, suasana di Pelabuhan Merak benar-benar tak karuan. Puncak arus mudik akhirnya tiba. Antrean kendaraan sudah tak tertampung lagi di area pelabuhan, membanjiri hingga ke jalur arteri utama yang menuju ke sana.
Sebenarnya, kemacetan parah ini sudah mulai terasa sejak Selasa malam. Kendaraan berdatangan tak henti-hentinya dari gerbang tol Merak, memenuhi setiap sudut dan perlahan-lahan membuat jalur di sekitarnya macet total.
Heru Widodo, Dirut PT ASDP, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, prediksi mereka tepat.
"Ini memang malam puncak yang kami perkirakan," katanya, Rabu (18/3/2026).
"Catatan dari pagi sampai jam delapan malam tadi sudah sekitar 12.680 kendaraan. Kalau diakumulasi sampai sekarang, angkanya mungkin sudah menyentuh 13.000 kendaraan yang reservasi."
Namun begitu, situasi pelan-pelan mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Antrean yang semula meluber itu perlahan terurai seiring dengan kapal-kapal di dermaga yang mulai berangkat mengangkut kendaraan. Polisi terlihat sibuk mengatur arus kedatangan para pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatera.
Heru juga menyebut upaya pengaturan laju kendaraan ke pelabuhan cadangan.
"Kami sempat memakai Pelabuhan Indah Kiat sebagai kantong parkir. Sekarang sudah kosong lagi. Ini berkat koordinasi yang solid antara ASDP, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan tahun ini, ASDP punya strategi lain: tiket satu harga. Kebijakan ini berlaku untuk semua kapal, baik eksekutif maupun reguler. Intinya, menghilangkan pilihan.
"Dengan single ticketing ini, masyarakat nggak bisa lagi pilih-pilih kapal," jelas Heru.
"Mereka yang datang ke Merak akan langsung kami distribusikan ke dermaga mana saja yang siap. Yang penting, penyeberangan ke Bakauheni bisa berjalan lebih cepat dan merata. Sampai sini, ya langsung disebrang."
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi