Lalu bagaimana dengan arus balik? Soal ini, Rio mengaku pihaknya belum bisa memberi prediksi pasti. Tapi ada petunjuk. Berdasarkan pola pemesanan tiket, kemungkinan besar puncak arus balik di Merak baru terjadi antara H 4 sampai H 6 Lebaran. Atau sederhananya, sekitar tanggal 25 sampai 27 Maret 2026.
"Kalau dibandingin dengan waktu yang sama tahun lalu, untuk arus balik kita belum bisa prediksi sekarang. Tapi kemungkinannya ya di rentang tanggal itu," ujar dia.
Sebelumnya, prediksi serupa sebenarnya sudah disampaikan Direktur Utama ASDP, Heru Widodo. Ia menyebut puncak mudik 2026 di Merak bakal terkonsentrasi pada tanggal 18 dan 19 Maret. Wahyu, dalam kesempatan lain, juga memperkuat pernyataan ini. "Prediksi kami untuk arus mudik puncak memang ada di tanggal 18 sampai 19, baik untuk wilayah Jawa maupun Sumatera," katanya.
Sementara data terbaru yang dirilis ASDP per 16 Maret 2026 hitung dalam 24 jam sudah menggambarkan gelombang awal. Dari tiga pelabuhan (Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara), penumpang yang menyeberang mencapai 75.805 orang. Untuk kendaraan roda empat, angkanya 9.826 unit.
Dan kalau ditarik mundur sejak H-10 atau pembukaan arus mudik Lebaran, totalnya lebih besar lagi. Sudah ada 363.607 orang yang melakukan perjalanan dari Jawa menuju Sumatera melalui ketiga pelabuhan tadi. Gelombang besar, tampaknya, benar-benar akan dimulai malam ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji Rencana Pemotongan Gaji Pejabat Tinggi Negara
Bonus Rp365 Miliar Cair untuk Atlet Peraih Emas ASEAN Para Games
Presiden Prabowo Perintahkan KAI Tingkatkan Kenyamanan Kereta dan Stasiun
Kapolda Sumsel Perintahkan Kesiapan Penuh Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026