“Bahkan ada bantuan pangan yang diperuntukkan bagi 33,2 juta keluarga dan akan diberikan di bulan Maret ini sekaligus,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman telah melaporkan kondisi stok pangan kepada Presiden Prabowo Subianto. Kabarnya, stok 11 komoditas pangan strategis nasional dalam kondisi yang cukup baik, bahkan sangat baik untuk beras.
“Kami laporkan stok 11 komoditas strategis, cukup baik. Bahkan sangat baik, khususnya beras. Semua aman (untuk) sektor pangan Bapak Presiden,” ujar Amran.
Data dari Bapanas pun terlihat optimistis. Hingga akhir April nanti, ketersediaan beras nasional diproyeksikan surplus hingga 17,2 juta ton. Jagung juga surplus 4,8 juta ton. Untuk minyak goreng, angkanya mencapai 3,5 juta ton.
Komoditas lain juga tak ketinggalan. Daging ayam surplus 727 ribu ton, gula konsumsi 595 ribu ton, dan telur ayam 349 ribu ton. Bahkan untuk komoditas yang fluktuatif seperti cabai dan bawang, proyeksinya positif: cabai rawit surplus 105 ribu ton, cabai besar 74 ribu ton, dan bawang merah 57 ribu ton. Yang patut dicatat, sembilan jenis pangan tersebut sepenuhnya dipasok dari produksi dalam negeri.
Jadi, secara garis besar, pemerintah merasa persiapan mereka cukup solid. Tinggal eksekusi di lapangan yang menentukan nanti.
Artikel Terkait
Gelombang Pemudik Padati Pelabuhan Merak, 48 Ribu Penumpang Tercatat dalam 12 Jam
Arus Mudik H-5 Lebaran Lancar, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 45 Persen
Pemerintah Izinkan Dana BOSP 2026 untuk Bayar Gaji Guru Honorer
Arus Mudik Lebaran di Selat Sunda Turun 19%, ASDP Siagakan 33 Kapal