Putusan hakim ini secara langsung memblokir upaya Jaksa Agung Jeanine Pirro. Pirro jelas tidak terima.
"Seorang hakim aktivis telah membatalkan surat panggilan tersebut, dan telah meniadakan kemampuan dewan juri untuk menyelidiki kejahatan," kata Pirro dengan nada keras.
Ia menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Seluruh investigasi ini berpusat pada satu momen: kesaksian Powell di depan Komite Perbankan Senat Juni lalu. Saat ditanya tentang pembengkakan biaya renovasi, Powell membantah adanya item seperti taman atap atau lift khusus. Pihak pemerintah kemudian menuding ada dokumen yang menunjukkan sebaliknya, dan itu dianggap sebagai kebohongan. Namun, tanpa bukti kriminal yang kuat, tuduhan itu kini terhenti di meja hakim.
Putusan Boasberg ini, setidaknya untuk sementara, memberi ruang bernapas bagi Powell dan The Fed. Tapi di sisi lain, konflik antara cabang eksekutif dan bank sentral AS itu jelas belum berakhir. Masih panjang.
Artikel Terkait
Kapolri Tinjau Terminal Purabaya, Imbau Sopir Waspada dan Siapkan Cadangan untuk Mudik Lebaran
Indonesia Tawarkan Listrik Surya ke Singapura, Bidik Investasi Industri Hijau di BBK
Menteri Keuangan Bantah Rupiah Terpuruk Akibat Konflik Timur Tengah
Rusia Desak AS Cabut Sanksi Minyak, Manfaatkan Gejolak Timur Tengah