PMI Luncurkan Aliansi United Against Dengue untuk Tekan Kasus dan Beban Ekonomi DBD

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:15 WIB
PMI Luncurkan Aliansi United Against Dengue untuk Tekan Kasus dan Beban Ekonomi DBD

Aliansi ini punya misi jelas: menyebarluaskan edukasi kesehatan ke berbagai lapisan komunitas. Target besarnya ambisius tapi mulia, mendukung pemerintah mencapai nol kematian akibat dengue pada 2030. Sebuah tujuan yang butuh kerja keras semua pihak.

Di sisi lain, Andreas Gutknecht dari PT Takeda Innovative Medicines menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Menurutnya, ancaman DBD yang ada sepanjang tahun di Indonesia harus dihadapi dengan solid.

“Komitmen bersama ini bisa memperkuat aksi di tingkat komunitas,” ujar Andreas. “Masyarakatlah yang paling merasakan dampaknya, jadi mereka juga harus punya bekal untuk menghadapinya.”

Program United Against Dengue sendiri dirancang dengan beberapa pilar. Mulai dari memperkuat kesiapsiagaan, intervensi berbasis masyarakat, hingga memanfaatkan inovasi untuk menekan angka penularan. Pendekatannya multisektor dan mengedepankan bukti.

Lebih luas lagi, ini sebenarnya adalah kolaborasi regional jangka panjang di kawasan Asia-Pasifik. Tujuannya meningkatkan ketahanan masyarakat, mendorong advokasi kebijakan, dan tentu saja, mendukung komunitas yang berhadapan langsung dengan dengue.

PMI juga menegaskan, kolaborasi regional ini berkomitmen mendukung target WHO dan ASEAN. Impiannya sama: mengeliminasi kematian akibat dengue yang sebenarnya bisa dicegah, tepat pada 2030 mendatang. Perjalanan masih panjang, tapi langkah awal sudah dimulai.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar