Harga patokan ekspor untuk konsentrat tembaga kembali bergerak naik di pertengahan Maret ini. Kementerian Perdagangan menetapkan angka USD6.792,97 per Wet Metrik Ton untuk periode 15-31 Maret 2026. Angka itu naik sekitar 1,63% dari periode pertama bulan yang sama, yang berada di level USD6.684,18.
Tak cuma tembaga, emas juga ikut merangkak. HPE emas sekarang tercatat USD165.118,45 per kilogram, naik dari sebelumnya USD161.568,53. Sementara Harga Referensi (HR) emas per troy ounce juga menguat ke posisi USD5.135,76.
Semua ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 422 Tahun 2026. Aturan itu mengikat untuk dua minggu terakhir di bulan Maret.
Lalu, apa yang jadi penyebab kenaikan ini?
Menurut Tommy Andana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, permintaan global yang meningkat jadi pemicu utamanya. "Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 terjadi karena meningkatnya permintaan dunia terhadap tembaga, terutama dari sektor kelistrikan, manufaktur, dan teknologi," jelasnya lewat keterangan tertulis, Sabtu (14/3).
Artikel Terkait
Bakoel Bamboe Ekspansi ke IKN dan Kalimantan, Siapkan IPO
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditingkatkan ke Tahap Penyidikan
Arus Mudik Lebaran 2026 Sudah Bergerak, Puncak Diprediksi 18 Maret
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Kasus Pemerasan Dana THR