Presiden Prabowo Imbau Pejabat Hindari Open House Mewah dan Waspadai Dampak Gejolak Global

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:35 WIB
Presiden Prabowo Imbau Pejabat Hindari Open House Mewah dan Waspadai Dampak Gejolak Global

Dalam sidang kabinet Jumat lalu, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan imbauan khusus terkait perayaan Idulfitri tahun depan. Ia meminta para pejabatnya untuk menghindari penyelenggaraan open house yang berlebihan dan terkesan mewah. Sidang itu sendiri digelar di Istana Negara, Jakarta.

Alasannya jelas: memberi contoh kesederhanaan. Prabowo menekankan, sikap ini penting sebagai bentuk empati. Terutama mengingat masih banyak saudara kita di berbagai daerah yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana.

"Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan," ujarnya.

Menurutnya, suasana prihatin itu perlu direspons dengan langkah yang wajar. "Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat," kata Prabowo lagi.

Namun begitu, permintaannya ini bukan larangan mutlak. Presiden tak ingin kegiatan silaturahmi itu hilang sama sekali. Ia masih melihat nilai positifnya, terutama untuk mendorong perputaran ekonomi di level akar rumput.

"Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara. Kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan," jelasnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar