Kementerian Perindustrian Dorong Standar Uji Emas Nasional untuk Dongkrak Ekspor Perhiasan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 14:50 WIB
Kementerian Perindustrian Dorong Standar Uji Emas Nasional untuk Dongkrak Ekspor Perhiasan

Harga emas dunia sedang melonjak, dan di tengah tren ini, Kementerian Perindustrian punya fokus lain: memastikan kualitas emas dalam negeri benar-benar terjaga. Ini bukan sekadar urusan standar, tapi soal kepercayaan. Dan kepercayaan itulah yang nantinya mendongkrak permintaan serta produksi industri perhiasan lokal.

Menurut sejumlah pelaku industri, peningkatan mutu dan akurasi pengujian kadar emas memang faktor kunci. Tanpa itu, sulit menjaga kepercayaan pasar, apalagi ingin bersaing di kancah global yang ketat.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melihat peluang besar. Sepanjang 2025, kinerja industri perhiasan Indonesia ternyata cukup moncer. Angka ekspornya mencapai USD9,1 miliar atau sekitar Rp153,6 triliun. Itu artinya naik signifikan, sekitar 65,54 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor industri perhiasan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh di pasar internasional,” ujar Agus di Jakarta, Senin (9/3/2026).

“Momentum positif ini harus dijaga melalui penguatan kualitas dan kepercayaan terhadap produk dalam negeri,” tegasnya.

Namun begitu, pertumbuhan yang pesat harus diimbangi dengan kepastian. Menperin menekankan, akurasi pengujian kadar emas tidak bisa dianggap remeh. Peran laboratorium pengujian dinilainya sangat strategis untuk memastikan setiap produk yang beredar punya standar jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

Nah, sebagai bagian dari upaya konkret, pemerintah kini mendorong keterlibatan lebih banyak laboratorium dan pelaku industri dalam program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP). Intinya, program ini ingin menguji dan membandingkan kemampuan laboratorium secara objektif. Hasilnya? Pengujian yang lebih akurat, konsisten, dan tentu saja, terpercaya.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, punya penjelasan. “Program Uji Profisiensi ini sangat penting bagi laboratorium perusahaan industri yang melakukan pengujian mutu emas untuk menunjukkan keabsahan hasil uji mereka,” katanya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar