Namun begitu, kondisi paling memprihatinkan justru terjadi di Papua. Di dua kabupaten, yaitu Intan Jaya dan Mamberamo Tengah, harga telur ayam ras disebut-sebut bisa menembus angka fantastis: Rp100.000 per kilogram.
Fakta ini tentu mengkhawatirkan. Menurut Amalia, situasi ini mesti jadi perhatian serius pemerintah, apalagi dengan makin dekatnya momen Ramadhan dan Lebaran. Permintaan yang biasanya melonjak bisa memperparah kondisi jika tidak diantisipasi dari sekarang.
Lonjakan harga yang sudah terjadi di ratusan wilayah ini, ditambah dengan angka yang jauh melambung di atas acuan, jelas jadi sinyal alarm. Kebutuhan pokok masyarakat, terutama saat hari raya, tidak boleh terbebani oleh ketidakstabilan harga di pasar.
Artikel Terkait
Tiga Calon Debutan Bersaing Ketat di Skuad Sementara Timnas Indonesia
Iran Bantah Klaim Trump, Tegaskan Mereka yang Tentukan Akhir Perang
Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BRI Tembus Rp811,9 Triliun
Prabowo: Ketahanan Pangan Indonesia Aman di Tengah Ketegangan Global