Groundbreaking proyek rumah susun bersubsidi di Meikarta, Cikarang, akhirnya resmi digelar Minggu lalu. Acara itu menandai dimulainya kolaborasi serius antara Badan Pengelola Investasi Danantara dengan Kementerian PKP. Targetnya jelas: menyediakan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Rosan Roeslani, sang CEO Danantara, tampak optimis. Dalam keterangannya usai acara, dia menyebut pihaknya siap mendanai pembangunan 18 tower rusun subsidi itu. Angkanya tidak main-main.
Dia menambahkan, Danantara bakal mendukung penuh pembiayaan proyek ini. Alasannya sederhana: potensi pasarnya dinilai sangat besar. “Ini proyek yang sangat baik. Supply and demand-nya juga banyak, bisa mencapai 140.000 unit,” tuturnya lagi.
Menurut Rosan, kunci sukses proyek semacam ini ada pada kolaborasi. Pemerintah, Danantara, BUMN, dan swasta dalam hal ini Lippo Group harus bersinergi. Tujuannya agar pengembangan kawasan bisa dirancang matang, mulai dari konsep, harga, sampai skema kepemilikannya bagi warga.
Artikel Terkait
Motif Ekonomi Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Istri Siri di Depok
Jadwal Imsak dan Salat di Bogor Hari Ini, Imsak Pukul 04.33 WIB
Kepala BPJPH: Sertifikasi Halal AS Lebih Ketat dalam Beberapa Aspek
Imsak Jakarta 10 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB