Jakarta diguyur hujan deras sejak akhir pekan lalu. Genangan air pun muncul di sejumlah titik, membuat beberapa warga harus mengungsi. Menanggapi hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung bergerak. Mereka tak hanya menyalurkan bantuan logistik, tapi juga menjalankan operasi modifikasi cuaca atau OMC di wilayah Jabodetabek. Tujuannya jelas: mengurangi potensi hujan lebat yang bisa memicu bencana hidrometeorologi lebih parah.
Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, bantuan berupa sembako, selimut, dan matras sudah disalurkan ke lokasi terdampak. "Saat ini, ada 23 kelurahan di tiga kecamatan yang terdampak," ujarnya.
Ia menambahkan, sekitar 122 orang terpaksa mengungsi untuk sementara waktu mencari tempat yang lebih aman.
Di sisi lain, tim reaksi cepat BNPB yang memantau lapangan pada Minggu (8/3/2026) melaporkan kabar yang agak meredakan. Genangan air di beberapa ruas jalan dan permukiman mulai surut. Namun begitu, ancaman belum sepenuhnya berlalu. Cuaca masih rentan, dan potensi banjir susulan tetap mengintai.
Kewaspadaan ini bukan tanpa alasan. Menurut analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada dua bibit siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah Indonesia, yaitu 93S dan 95W. Keberadaan mereka inilah yang memicu peningkatan curah hujan di sejumlah daerah, termasuk Jabodetabek.
Bibit siklon tropis 93S, misalnya, terpantau di Samudera Hindia selatan Lampung. Kecepatan anginnya maksimum sekitar 30 knot dengan tekanan udara minimum 999 hPa. Untungnya, BMKG memperkirakan sistem ini punya potensi rendah untuk berkembang jadi siklon tropis dalam dua hari ke depan. Malah, dalam 48 hingga 72 jam ke depan, intensitasnya diperkirakan melemah.
Meski begitu, dampaknya sudah terasa. Bibit siklon ini menginduksi aliran angin kencang di lapisan bawah atmosfer serta daerah konvergensi. Kombinasi inilah yang kemudian memicu awan-awan hujan lebat. Jadi, meski operasi modifikasi cuaca sudah dijalankan, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa datang tiba-tiba.
Artikel Terkait
Persib Bandung Incar Kemenangan Lawan Arema FC demi Jaga Jarak dari Borneo FC di Puncak Klasemen
Rumah Kepala Desa di Banjarnegara Dilempar Bom Molotov, Mobil di Garasi Ikut Terbakar
Polisi Ungkap Ribuan Kendaraan Hasil Curanmor dan Kredit Macet Diselundupkan ke Timor Leste
Wall Street Terkoreksi, Saham Teknologi Jeblok dan Konflik Iran-AS Panaskan Harga Minyak