Di sisi lain, situasi pasokan pangan secara umum terpantau lebih stabil. Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas yang juga merangkap sebagai Mentan, menyebut harga komoditas pokok justru cenderung turun di pertengahan Ramadan ini. Memang ada beberapa barang yang harganya naik sedikit, tapi masih dalam batas wajar.
"Aku sudah cek tadi, masih relatif stabil. Ada naik daging ayam ras. Itu yang agak menguat sedikit, sesuai rapat inflasi. Relatif aman," ujarnya di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Menurut Amran, kenaikan marginal itu justru perlu dilihat sebagai sesuatu yang wajar. Tujuannya agar para produsen, seperti peternak, juga dapat merasakan manfaat ekonomi terutama saat mau menyambut Lebaran.
"Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak kita sedikit, supaya dia dapat baju lebaran. (Jadi) cabai rawit turun. Cabai merah, turun. Tadi bawang merah juga. Bawang putih juga turun," katanya.
Jadi, di teng upaya penjagaan ketat terhadap stabilitas harga, muncul ancaman lain yang bersembunyi: peredaran pangan tak layak. Tindakan tegas polisi ini setidaknya menjadi peringatan sekaligus penjaga gawang terakhir sebelum barang itu beredar luas.
Artikel Terkait
Commuter Line Merak Berhenti di Cilegon Sementara, Antisipasi Arus Mudik Lebaran
SKK Migas dan Kontraktor Tandatangani Amendemen PJBG, Lifting Minyak Diproyeksi Naik 11.693 Barel per Hari
Calon Komisioner OJK Soroti Ancaman Siber dan Rendahnya Literasi Keuangan
Persiapan Mudik: Lima Pengecekan Kendaraan Wajib untuk Hindari Mogok di Jalan