Kondisi Timur Tengah yang memanas ternyata berdampak langsung pada arus jemaah umrah dari Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, jumlah warga yang berangkat mengalami penurunan. Alasannya jelas: pertimbangan keselamatan.
Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengakui hal itu. Ia berbicara di sekitar Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, situasi di kawasan itu sangat dinamis. Perubahan bisa terjadi kapan saja, dan eskalasi konflik sulit diprediksi. Karena itulah, pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri memberi saran khusus.
Artikel Terkait
Enam Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss, Polisi Duga Aksi Sengaja
Pemerintah Siapkan Skenario Kontingensi BBM dan Elpiji Antisipasi Ketegangan Iran-AS
Heeseung Tinggalkan ENHYPEN, Grup Lanjutkan Aktivitas dengan Enam Anggota
Pemerintah Siapkan Skenario Pengalihan Rute dan Anggaran Tambahan untuk Haji 2026