Lewat permainan edukatif semacam ini, harapannya jelas: menumbuhkan mimpi. Bahwa setiap anak, kelak, punya kesempatan untuk berkontribusi bagi masyarakat sekitar.
Rasanya, harapan itu mulai tertanam. Seorang anak dari nasabah PNM Mekaar tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
"Senang banget dapat banyak hal, dari snack sampai uang. Tapi yang seru ya main jadi karyawan gini. Aku jadi merasa ada banyak kakak yang perhatian," ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari DNA perusahaan.
"Ramadan kami jadikan momentum untuk memperluas ruang berbagi. Semoga semua yang terlibat, terutama anak-anak yatim dan dhuafa, bisa mendoakan yang terbaik untuk PNM dan juga jutaan masyarakat prasejahtera yang kami dampingi," kata Dodot.
Pada akhirnya, semua ini adalah tentang menghidupkan harmoni. Bukan sekadar di bulan suci, tapi sebagai langkah nyata yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Harga Pangan Mulai Stabil, Inflasi Terkendali di Pertengahan Ramadan
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil Khas Surabaya Saat Ramadan
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Bawang dan Daging Ayam Turun
5 Destinasi Hits di Padalarang yang Mudah Diakses via Kereta Cepat KCIC