“Saya sampaikan ke jajaran BUMD, kita harus selalu punya mindset antisipasi krisis. Jakarta punya infrastruktur dan BUMD, itu aset yang harus kita optimalkan,” tegasnya.
Sebagai contoh, dia mengangkat persiapan menghadapi Lebaran yang kerap diwarnai lonjakan harga pangan, terutama daging sapi. Untuk mengantisipasinya, Pemprov DKI tak menunggu waktu lama.
“Kita ambil langkah impor sapi sebelum bulan puasa tiba. Untuk kuota tahun ini, totalnya 7.500 ekor. Nah, sekitar 2.000 ekor sudah kita datangkan khusus untuk mengawal Ramadan dan Idulfitri ini,” tutur Pramono.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Selain menjaga stok tetap aman, impor awal bertujuan menstabilkan harga dan menekan inflasi selama Ramadan 2026.
“Ini upaya kita agar harga daging tidak melambung tinggi. Alhamdulillah, sejauh ini harganya masih terkendali,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kapolri Soroti Dampak Ekonomi Rp137 Triliun dalam Persiapan Operasi Ketupat 2026
Mari Elka Pangestu Peringatkan Dampak Konflik AS-Israel-Iran ke Ekonomi Indonesia
Pemerintah Larang Truk Besar di Jalan Tol dan Arteri Utama Saat Mudik Lebaran 2026
APINDO dan Produsen Listrik Swasti Khawatir Pemangkasan Produksi Batu Bara Ancam Pasokan Listrik Nasional