Angka itu bukan main-main. Bayangkan saja, jutaan mobil dan sepeda motor bergerak hampir bersamaan. Untuk mengantisipasi kemacetan parah dan potensi chaos, polisi sudah menyiapkan sejumlah langkah. Strategi utamanya adalah rekayasa lalu lintas.
Mereka tak mau gegabah. Rencananya, akan ada pengalihan arus di beberapa titik, penjagaan ekstra ketat di lokasi rawan macet atau kecelakaan. Tak ketinggalan, skema contra flow dan sistem satu arah (one way) juga bakal diterapkan jika situasi benar-benar mendesak.
Agus meyakinkan bahwa persiapan sudah dilakukan. “Jadi, sudah ada solusi-solusi yang secara kolaborasi stakeholder sudah siap,” katanya.
Nah, tinggal kita lihat nanti eksekusinya di lapangan. Mudik selalu penuh kejutan, tapi setidaknya prediksi dan skenario terburuk sudah dipetakan dari sekarang. Semoga perjalanan semua pemudik nanti bisa lancar dan selamat sampai tujuan.
Artikel Terkait
Aplikasi Access by KAI Kuasai 76% Transaksi Tiket di Kuartal I 2026
Gus Ipul Tegaskan Penerimaan Murid Sekolah Rakyat 2026 Hanya Berbasis Data DTSEN
Mendagri Tito Tegaskan WFH bagi ASN Wajib, Daerah Diberi Ruang Diskresi
Survei: 74,1 Persen Publik Puas dengan Kinerja Awal Pemerintahan Prabowo-Gibran