Angka itu bukan main-main. Bayangkan saja, jutaan mobil dan sepeda motor bergerak hampir bersamaan. Untuk mengantisipasi kemacetan parah dan potensi chaos, polisi sudah menyiapkan sejumlah langkah. Strategi utamanya adalah rekayasa lalu lintas.
Mereka tak mau gegabah. Rencananya, akan ada pengalihan arus di beberapa titik, penjagaan ekstra ketat di lokasi rawan macet atau kecelakaan. Tak ketinggalan, skema contra flow dan sistem satu arah (one way) juga bakal diterapkan jika situasi benar-benar mendesak.
Agus meyakinkan bahwa persiapan sudah dilakukan. “Jadi, sudah ada solusi-solusi yang secara kolaborasi stakeholder sudah siap,” katanya.
Nah, tinggal kita lihat nanti eksekusinya di lapangan. Mudik selalu penuh kejutan, tapi setidaknya prediksi dan skenario terburuk sudah dipetakan dari sekarang. Semoga perjalanan semua pemudik nanti bisa lancar dan selamat sampai tujuan.
Artikel Terkait
Dr. Tifa Luncurkan Buku Otak Politik Jokowi Hasil Riset Neuropolitika
Anak Gajah Liar Ditemukan Mati Diduga Akibat Jerat di Taman Nasional Tesso Nilo
Praktisi Hukum Soroti Rekrutmen sebagai Dosa Pertama Reformasi Polri
Jakpro Bagikan 4.500 Paket Sembako Murah untuk Dongkrak Daya Beli di Ramadan