Aplikasi Access by KAI Kuasai 76% Transaksi Tiket di Kuartal I 2026

- Senin, 13 April 2026 | 18:50 WIB
Aplikasi Access by KAI Kuasai 76% Transaksi Tiket di Kuartal I 2026

Di kuartal pertama tahun 2026, aplikasi Access by KAI benar-benar menunjukkan taringnya. Data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, platform digital itu digunakan untuk 8.125.645 transaksi pembelian tiket. Angka ini mencakup tiket Kereta Api Jarak Jauh dan layanan KA Lokal.

Yang menarik, transaksi via aplikasi itu mendominasi penjualan. Porsinya mencapai 76,49 persen dari total, mengalahkan kanal lain seperti loket stasiun, website, atau penjualan melalui mitra. Perlu diingat, angka ini adalah jumlah transaksi, bukan jumlah penumpang. Satu kali booking bisa untuk beberapa orang sekaligus.

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, tren ini jelas menunjukkan pergeseran perilaku pelanggan. "Access by KAI kini menjadi bagian dari keseharian pelanggan dalam mengatur perjalanan," ujarnya.

Dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026), Anne menjelaskan lebih lanjut. "Kemudahan akses, kecepatan, serta integrasi layanan membuat pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih praktis dalam satu aplikasi."

Memang, aplikasi ini tak cuma untuk beli tiket kereta. Fiturnya semakin lengkap, membentuk sebuah ekosistem digital. Pelanggan bisa pesan hotel, memanfaatkan jasa E-Porter di stasiun, bahkan bayar tagihan listrik. Semuanya dalam satu genggaman.

"Access by KAI juga menjadi penghubung ke berbagai layanan transportasi lanjutan seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek, yang sebagian memiliki aplikasi tersendiri," kata Anne.

Kinerja aplikasi ini sejalan dengan pertumbuhan KAI Group secara keseluruhan. Pada periode Januari-Maret 2026, grup ini melayani 128,05 juta pelanggan. Angka itu naik hampir 10 persen dibanding kuartal I tahun 2025.

Khusus untuk layanan KA Jarak Jauh dan Lokal, pertumbuhannya bahkan lebih tinggi: 18,4 persen. Pergerakan masyarakat pada awal tahun ini memang cukup dinamis, tak lepas dari momentum Lebaran yang mendorong mobilitas antarkota.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar