Pertanyaan selanjutnya, siapa yang memegang kendali sahamnya?
Berdasarkan data BEI per akhir Januari 2026, pengendali utama saham KAQI adalah PT Tahtra Kertajaya Indonesia. Mereka memegang sekitar 1,62 miliar saham atau setara 78,32 persen.
Sisanya, sekitar 21,68 persen, beredar di tangan publik. Sementara itu, penerima manfaat akhir atau pemilik sejatinya adalah Iman Sujono dan Jantra Al Rasyid.
KAQI sendiri baru melantai di bursa pada tahun 2025. Mereka melakukan penawaran perdana (IPO) dengan melepas 450 juta saham di harga Rp118 per lembar. Dari proses itu, perusahaan berhasil mengumpulkan dana segar sekitar Rp53,10 miliar.
Yang menarik, dalam sebulan terakhir, harga saham KAQI telah naik signifikan sekitar 62 persen. Sebuah kinerja yang patut dicermati di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Demikianlah sekelumit profil tentang perusahaan di balik kode saham KAQI, dari bengkel kecil hingga menjadi jaringan yang go public.
Artikel Terkait
Pemerintah Percepat Pencairan Bansos Triwulan II 2026, Tunggu Data BPS
Trump Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Tembus USD100
Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Pertemuan Strategis dengan Putin