Di Istana Basman, Amman, suasana Ramadan turut mewarnai pertemuan bilateral yang hangat antara Presiden Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II dari Yordania, Rabu lalu. Inti pembicaraan mereka jelas: bagaimana mengupayakan perdamaian di Palestina, khususnya untuk Gaza dan Tepi Barat yang masih bergejolak.
Prabowo menegaskan komitmen Indonesia. Dia bilang, negeri ini bakal melakukan segala upaya untuk mencari solusi permanen. “Kami berharap dapat menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat,” ujarnya.
Alasannya sederhana tapi kuat: Yordania dianggap pihak yang paling paham dan dekat dengan dinamika rumit di Gaza.
“Dan kami berharap kerjasama erat ini akan memperkuat posisi kita,” tambah Presiden, “karena kami berada pada satu kesamaan pandangan dengan Yordania dan negara-negara lain di kawasan.”
Dari sisi lain, Raja Abdullah II menyambut baik komitmen itu. Di bulan suci ini, kata Raja, sikap Indonesia sungguh menghangatkan hati. Dia apresiasi peran politik dan kekuatan ekonomi Indonesia yang dinilainya makin krusial untuk proyek-proyek strategis di kawasan.
“Anda menghargai masa depan rakyat kita,” kata Raja Abdullah kepada Prabowo.
Artikel Terkait
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat