Meksiko Kerahkan Ribuan Tentara Usai Kekacauan Meluas Pasca Kematian El Mencho

- Selasa, 24 Februari 2026 | 15:15 WIB
Meksiko Kerahkan Ribuan Tentara Usai Kekacauan Meluas Pasca Kematian El Mencho

Kabar kematian El Mencho, bos kartel narkoba paling berkuasa di Meksiko, ibarat memercikkan bensin ke bara. Hanya dalam hitungan jam, kekacauan meledak di jalan-jalan. Menanggapi gelombang kekerasan yang tiba-tiba ini, pemerintah pun tak tinggal diam. Ribuan tentara dikerahkan untuk meredam situasi.

Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengonfirmasi, tambahan 2.500 personel dikirim ke wilayah barat negara itu pada Senin (23/2/2026). Ini melengkapi total sekitar 9.500 pasukan yang sudah bergerak sejak sehari sebelumnya. Gelombang pengiriman pasukan ini jadi respons langsung atas kerusuhan yang menjalar ke setidaknya 20 negara bagian.

Semua berawal dari akhir pekan yang mencekam. Nemesio Oseguera Cervantes atau "El Mencho" bagi banyak orang meninggal dalam tahanan militer pada hari Minggu. Ia baru saja ditangkap oleh pasukan khusus di Jalisco, wilayah basis kekuatannya. Kartel pimpinannya, CJNG, dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling ganas.

Operasi penangkapan itu sendiri berlangsung dramatis. Pasukan berhasil melacak pertemuan rahasia El Mencho dengan kekasihnya di Tapalpa. Saat komando bergerak, baku tembak sengit pun tak terhindarkan. El Mencho terluka parah dalam insiden itu. Dalam perjalanan udara menuju Mexico City untuk perawatan medis, nyawanya tak tertolong.

Demikian pernyataan Presiden Claudia Sheinbaum, yang memuji keberhasilan operasi militer tersebut. Meski begitu, prioritas utama sekarang adalah mengembalikan ketertiban. Korban jiwa dari pihak keamanan sudah berjatuhan. Setidaknya 25 anggota Garda Nasional tewas di Jalisco saja.

Di sisi lain, amukan anggota kartel begitu brutal. Begitu kabar duka itu menyebar, mereka seperti kesurupan. Jalan-jalan dibajak bus dan kendaraan lain dibakar hingga jadi kerangka hitam. Di tempat lain, mereka menaburkan paku dan duri logam untuk melumpuhkan lalu lintas. Puluhan bank dan toko jadi sasaran amuk dan dibakar.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar