Di sela-sela sidang, jadwal Menlu Sugiono juga cukup padat. Dia diagendakan bertemu langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB. Tak hanya itu, pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB juga masuk dalam daftar. Pembicaraan diprediksi akan fokus pada langkah-langkah konkret ke depan untuk memperjuangkan perdamaian di tanah Palestina. Kabarnya, ada pembahasan mengenai undangan untuk menghadiri KTT D-8 bulan April mendatang di Jakarta.
Nah, satu pertemuan lagi yang tak kalah penting. Rencananya, Sugiono akan duduk bersama Menteri Luar Negeri Inggris. Pertemuan ini punya nuansa strategis mengingat Inggris saat ini sedang memegang posisi sebagai Presiden DK PBB untuk bulan Februari 2026. Pasti ada banyak hal yang akan dibicarakan di sana.
Agenda yang padat ini menggambarkan satu hal: diplomasi Indonesia di panggung global terus bergerak, dengan fokus yang kuat pada isu-isu kemanusiaan dan perdamaian.
Artikel Terkait
Pemerintah Klaim Stok Pangan Kuat Hadapi Ancaman El Nino Super
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Aksi Lebih Dahsyat
Pertamina Pertahankan Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi, Ikuti Arahan Presiden
Kebijakan WFH ASN Dinilai Minim Dampak Langsung pada Pasar Kantor Komersial