F-16 Mendarat di Tol Lampung, Bagian dari Latihan Highway Strip TNI AU

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 02:15 WIB
F-16 Mendarat di Tol Lampung, Bagian dari Latihan Highway Strip TNI AU

Rabu lalu, pemandangan tak biasa terjadi di ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung di Lampung. Bukan truk atau mobil biasa yang melintas, melainkan sebuah jet tempur F-16 yang mendarat dengan mulus di atas aspal. Suaranya tentu saja mengguncang, menarik perhatian warga sekitar yang mungkin mengusap mata, tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Rupanya, ini bukan insiden darurat. Menurut informasi, pendaratan tersebut adalah bagian dari latihan TNI Angkatan Udara. Tak sendirian, pesawat latih Super Tucano juga ikut serta dalam uji coba hari itu.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kesiapsiagaan operasional serta optimalisasi pemanfaatan infrastruktur strategis nasional dalam mendukung sistem pertahanan negara,"

Begitu penjelasan resmi dari Puspen TNI yang dirilis Jumat. Intinya, mereka sedang mempraktikkan konsep 'highway strip'. Jadi, jalan tol bisa disulap jadi landasan darurat kalau-kalau pangkalan udara utama lagi nggak bisa dipakai. Strategi ini penting banget buat menjaga mobilitas dan daya tangkal kekuatan udara kita dalam situasi apa pun.

Namun begitu, latihan semacam ini nggak bisa dilakukan sembarangan. Butuh koordinasi ketat. TNI AU bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan, PU, dan tentu saja PT Hutama Karya selaku pengelola tol. Semua diatur sedemikian rupa agar aman.

"Aspek keselamatan penerbangan, pengamanan wilayah, serta kesiapan teknis menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan kegiatan,"

tambah Puspen TNI menegaskan. Latihan ini, pada akhirnya, adalah bentuk komitmen. Upaya untuk terus mempertajam profesionalisme dan kesiapan prajurit beserta alutsista. Tujuannya jelas: menjaga kedaulatan negeri ini dari segala kemungkinan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar