MURIANETWORK.COM - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, mengklarifikasi bahwa Ketua Umum partainya, Bahlil Lahadalia, lebih memilih fokus menjadi calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2029 ketimbang digadang-gadang sebagai calon wakil presiden. Pernyataan ini disampaikan Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026), menegaskan arah politik internal partai yang berbeda dengan spekulasi yang beredar.
Deklarasi Bahlil untuk Maju ke Senayan
Dalam penjelasannya, Sarmuji secara tegas menyatakan bahwa Bahlil Lahadalia telah menyampaikan komitmennya untuk turun dalam kontestasi pemilihan legislatif mendatang. Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai pertanyaan mengenai potensi kader Golkar yang akan diajukan sebagai pendamping calon presiden.
"Kalau untuk apakah ada dari Golkar yang mau didorong (jadi cawapres)? Ya, ketua umum kami mau nyaleg. Sudah mendeclare-kan bahwa beliau akan menjadi caleg untuk 2029," tutur Sarmuji.
Pilihan Daerah Pemilihan di Papua
Tak hanya sekadar deklarasi, Bahlil disebutkan telah menentukan daerah pemilihan (dapil) tempatnya akan berkompetisi. Pilihannya jatuh pada wilayah Papua, sebuah keputusan yang menurut Sarmuji memiliki ikatan emosional yang kuat bagi sang ketua umum.
Artikel Terkait
Aplikasi X Lumpuh Total, Ribuan Pengguna Global Terdampak
Harga Referensi Ekspor CPO Naik 5,5% Jadi USD989,63 per Ton
Dua Bocah Berblangkon Deg-degan Saat Serahkan Bunga untuk Presiden Prabowo di Seoul
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT