Konfirmasi Undangan dan Harapan Pemerintah
Sebelum pernyataan resmi dari Menko Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah lebih dulu mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menerima undangan resmi untuk rapat perdana Board of Peace. Meski demikian, pada saat itu, Prasetyo menyebutkan bahwa kepastian kehadiran Presiden masih menunggu penjadwalan lebih lanjut.
“Ada (undangannya). Belum (tahu hadir atau enggak), nanti kita sampaikan kalau sudah ada kepastian,” tutur Prasetyo kepada media di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga menyampaikan harapan pemerintah agar kunjungan tersebut dapat mengakomodir kedua agenda penting sekaligus. Menurutnya, penandatanganan kesepakatan dagang telah lama dinantikan jadwal pastinya.
“Kita sih menghendaki dan ingin bisa dua-duanya,” ungkapnya.
Rencana kunjungan ini menandai sebuah babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia-AS, yang memadukan diplomasi perdamaian dengan kepentingan ekonomi nasional. Kehadiran Presiden Prabowo di forum tersebut dipandang sebagai momentum untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sekaligus mengamankan kepentingan perdagangannya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Tokyo, Akan Temui Kaisar dan PM Jepang
Anggota DPR Nilai PP TUNAS Bentuk Perlindungan Jangka Panjang bagi Anak
Pelatih Bulgaria Waspadai Tren Naik Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series
Pemerintah Koordinasi dengan Iran untuk Keamanan Kapal Indonesia di Selat Hormuz