MURIANETWORK.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas langkah strategisnya untuk mengembangkan industri galangan kapal dalam negeri. Langkah ini diambil sebagai fondasi penting dalam mentransformasi sistem logistik nasional, meningkatkan ketahanan pangan, dan memperkuat daya saing sektor manufaktur Indonesia yang telah menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Manufaktur Kembali Jadi Penggerak Ekonomi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengamati bahwa sektor industri mulai kembali menunjukkan taringnya sebagai motor penggerak ekonomi. Data tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan industri pengolahan mencapai 5,30 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11 persen. Capaian ini menjadi momentum penting yang baru terulang setelah lebih dari satu dekade.
Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 19,07 persen atau setara Rp4.541,52 triliun sepanjang tahun lalu. Kinerja ini, dalam pandangan pemerintah, bukan sekadar angka statistik. Ia menegaskan peran strategis manufaktur sebagai fondasi untuk membangun sistem logistik yang lebih tangguh dan efisien.
Galangan Kapal: Kebutuhan Strategis, Bukan Sekadar Pilihan
Dalam paparannya, Menteri Agus menekankan bahwa penguatan industri galangan kapal sudah bergeser dari sekadar pilihan kebijakan menjadi sebuah kebutuhan strategis yang mendesak. Alasannya, industri ini memiliki keterkaitan yang sangat luas dan kompleks.
“Ia menekankan bahwa penguatan industri galangan kapal bukan lagi pilihan kebijakan, melainkan kebutuhan strategis karena sektor ini memiliki keterkaitan luas dengan berbagai rantai pasok, mulai dari bahan baku, komponen, teknologi, pendanaan, hingga sumber daya manusia dan jasa logistik,” jelasnya.
Pernyataan ini memiliki dasar yang kuat mengingat konteks geografis Indonesia. Sebagai negara kepulauan, angkutan laut adalah tulang punggung distribusi barang antarwilayah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas armada nasional harus berjalan beriringan dengan penguatan kemampuan industri pembuat kapal di dalam negeri.
Artikel Terkait
Pemudik Motor Pilih Perjalanan Santai Demi Kesehatan Anak di Jalur Bekasi
Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Timnas Iran Gelar Aksi Diam Bawa Tas Sekolah, Berduka untuk 165 Korban Anak di Minab
Warga Antusias Sambut Bantuan Sembako dan Barang Kebutuhan dari Istana di Monas