Pada kesempatan yang sama, Kepala Negara juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak memandang bulu. Ia menginstruksikan jajaran TNI-Polri untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam program Indonesia ASRI, sebuah inisiatif untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan lingkungan.
Perlindungan Sumber Daya Alam dan Momentum Strategis
Arahan strategis lainnya menyangkut kedaulatan nasional. Prabowo mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga setiap jengkal sumber daya alam Indonesia dari segala bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Poin ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi aset bangsa dari ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Rapat yang berlangsung di Istana Merdeka ini dinilai bukan sekadar rutinitas. Teddy Indra Wijaya menilai pertemuan ini sebagai momentum penting untuk menyelaraskan visi antara pemerintah dan aparat keamanan.
“Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas negara, sekaligus memastikan program strategis agar berjalan cepat, tepat, dan efektif,” pungkasnya.
Dengan digelarnya rapat di Istana, terlihat upaya untuk memperkuat koordinasi langsung di tingkat tertinggi, menandai sebuah babak baru dalam hubungan sipil-militer yang berfokus pada percepatan program pembangunan dan ketahanan nasional.
Artikel Terkait
Prancis Tundukkan Kolombia 3-1, Doue Cetak Brace dalam Laga Uji Coba
AS Izinkan Tanker Minyak Rusia Berlabuh di Kuba, Atasi Krisis Energi Havana
Pengamat: Kendaraan Listrik Bisa Hemat Devisa hingga Rp40 Triliun Per Tahun
Bezzecchi Kukuhkan Puncak Klasemen dengan Kemenangan di MotoGP Amerika