Prabowo Targetkan 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah dalam Beberapa Bulan

- Minggu, 08 Februari 2026 | 16:30 WIB
Prabowo Targetkan 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah dalam Beberapa Bulan

MURIANETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan target ketersediaan 1.000 kamar di Kampung Haji Indonesia di Makkah dalam beberapa bulan mendatang. Pernyataan ini disampaikan dalam acara puncak Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama di Malang, Minggu (8/2/2026). Proyek strategis ini merupakan hasil izin khusus dari Kerajaan Arab Saudi, yang memungkinkan Indonesia memiliki aset di kota suci tersebut.

Target Pembangunan dan Keistimewaan Izin

Dalam sambutannya di hadapan ribuan hadirin, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk segera merealisasikan kampung haji tersebut. Dia menyebut pembangunan akan berlangsung secara bertahap, dengan harapan dalam tiga tahun ke depan fasilitas yang lebih lengkap telah berdiri.

“InsyaAllah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan, kita berharap dalam 3 tahun kita sudah punya kampung haji yang bagus, baru nanti berapa bulan lagi kita sudah akan punya kurang lebih seribu kamar, tapi terus akan kita bangun,” tuturnya.

Prabowo menekankan keistimewaan izin yang diberikan Saudi. Menurutnya, ini adalah sebuah penghormatan khusus bagi Indonesia yang membuat Kerajaan Saudi mengubah regulasinya.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah, bahwa pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Saudara-saudara sekalian, mereka merubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dampak dan Proyeksi Ke Depan

Kebijakan bersejarah itu, lanjut Prabowo, telah memicu minat negara-negara lain untuk mengikuti langkah Indonesia. Hal ini menunjukkan posisi dan diplomasi Indonesia yang diperhitungkan dalam pengelolaan haji secara global.

“Akibat kita, banyak negara lain sekarang menyusul, InsyaAllah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan,” jelasnya.

Kendala dan Rencana Penggunaan Aset

Meski target telah dicanangkan, realisasi penggunaan fasilitas ini untuk jamaah masih memerlukan waktu. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebelumnya menyatakan bahwa Kampung Haji belum dapat difungsikan pada musim haji tahun 2026 karena proses akuisisi aset yang baru rampung di bulan April.

"Tahun ini belum kita bisa kita gunakan. Kemarin kita sudah koordinasi dengan Danantara 2026 kita belum bisa menggunakan, karena Novotel itu yang baru dibeli itu baru selesai proses pembeliannya sekitar April," ungkap Dahnil dalam keterangannya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).

Pemerintah telah membeli sebuah hotel beserta lahan seluas 5 hektare di Makkah. Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, dipandang akan sangat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi jamaah. Selain hotel, pada lahan di depannya rencananya akan dibangun 13 tower dan sebuah mal untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah haji Indonesia dalam skala besar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar