MURIANETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan telah mengalokasikan sebidang lahan strategis di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk pembangunan gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden dalam acara pengukuhan pengurus MUI periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (7 Februari 2026). Lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi itu rencananya tidak hanya akan dimanfaatkan oleh MUI, tetapi juga dapat dipergunakan oleh berbagai badan dan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.
Gedung Pencakar Langit untuk Lembaga Umat
Dalam paparannya, Presiden Prabowo memberikan gambaran ambisius mengenai wujud gedung tersebut. Ia bahkan mengajak Menteri Agama untuk merancang bangunan yang menjulang tinggi di lokasi prestisius itu.
"Kita akan bangun gedung, terserah Menteri Agama berapa puluh lantai. Gimana? Rencananya berapa? 40 lantai," ujarnya.
Gagasan ini, menurut penjelasannya, berawal dari permintaan Menteri Agama Nasaruddin Umar beberapa bulan sebelumnya yang menyoroti ketidakjelasan lokasi kantor MUI saat ini. Pernyataan Presiden menegaskan komitmen untuk memberikan tempat yang layak bagi institusi-institusi Islam di pusat ibu kota.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Beckham Putra Siap Perjuangkan Tempat
Marshanda Dukung Proses Pencarian Jati Diri Putrinya Lepas Hijab
Justin Hubner Tiba, Pelupessy dan Tjoe A-On Masih dalam Perjalanan Jelang Laga Timnas
Kemnaker Perintahkan Pengawasan Ketat untuk Tuntaskan Aduan THR