Suasana mencekam menyelimuti Desa Pengaradan, Brebes, Rabu sore lalu. Dua pemuda ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di atap sebuah masjid. Mereka sudah dilaporkan hilang hampir seminggu sebelumnya.
Lokasi penemuannya sungguh tak biasa: di lantai paling atas, tepat di bagian kubah Masjid Miftahul Janah. Sekretaris Desa setempat, Dwi Andriyanto, membenarkan kabar pilu ini.
"Dua orang ditemukan sudah membusuk di atap masjid lantai tiga, tempat kubah tadi sore,"
kata Dwi, saat dikonfirmasi via telepon.
Korban diketahui bernama Iwan dan Bambang, keduanya warga desa tersebut. Menurut penuturan Dwi, mereka sudah tidak terlihat sejak Jumat (20/3), sehari sebelum Lebaran. Keluarga pun sempat melaporkan kehilangan ke polisi.
Lalu, bagaimana cerita mereka bisa berakhir di atap masjid?
Kronologinya berawal dari urusan keluarga. Iwan, yang ditemani Bambang, berniat mendatangi rumah seorang laki-laki untuk menyelesaikan suatu persoalan. Namun sebelumnya, mereka ingin menemui Marhadi kakak sepupu Iwan yang kebetulan sedang ada di atap Masjid Miftahul Jannah.
"Ya untuk saksi dari pihak keluarga saja, karena dia dituakan," jelas Dwi.
Marhadi sendiri saat itu sedang sibuk memperbaiki lampu di kubah. Ia berjanji akan membantu setelah pekerjaannya selesai. Tak lama kemudian, Iwan dan Bambang pamit untuk turun.
Itulah kali terakhir mereka terlihat. Janji turun itu ternyata tak pernah terealisasi. Hingga Rabu sore, enam hari kemudian, mereka ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di tempat yang sama.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Tersangka Obstruction of Justice Kasus Korupsi CPO
Jakarta Fair 2026 Digelar 11 Juni hingga 12 Juli di JIExpo, Tiket Dijual Daring
Menko Polkam Apresiasi Anugerah Komjak Dorong Persaingan Sehat di Lingkungan Kejaksaan
Sistem Kelistrikan Aceh Belum Stabil, PLN Kerahkan PLTD dan Tim Siaga 24 Jam Atasi Pemadaman