Di sisi lain, dari sudut pandang pemain, suasana justru terasa lebih ringan. Brian Ick, salah satu pilar tim, menegaskan mereka siap menghadapi final tanpa beban berlebihan.
“Untuk pertandingan besok, saya sebagai pemain dan teman-teman sudah persiapkan diri untuk pertandingan final,” ujar pemain Black Steel tersebut.
Baginya, justru karena ini pengalaman pertama, tekanan itu hampir tak terasa. “Buat tekanan, saya rasa tidak ada karena ini kali pertama Indonesia masuk ke partai final. Dan saya rasa tidak ada tekanan sama sekali,” ucap Brian.
Mental tanpa beban itu bisa jadi senjata tersendiri. Apalagi ditambah dukungan suporter yang dipastikan memadati Indonesia Arena. Energi dari tribun diharapkan menjadi penyemangat ekstra saat berhadapan dengan tim sekuat Iran.
Perjalanan menuju final sendiri penuh drama. Indonesia harus berjuang keras menyingkirkan Jepang dengan skor 5-3 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Sementara Iran, dengan segala pengalamannya, dengan lebih meyakinkan mengalahkan Irak 4-2.
Fakta bahwa Iran adalah tim tersukses sepanjang sejarah Piala Asia memang membuat final esok jadi tantangan yang amat berat. Tapi, seperti kata Souto dan para pemain, mereka sudah siap. Siap berjuang, siap berkompetisi, dan siapa tahu, siap menciptakan sejarah baru.
Artikel Terkait
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Bakauheni
China Batasi Kenaikan BBM Meski Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Ketegangan Timur Tengah
Trump Buka Pintu Negosiasi dengan Iran Setelah Ancaman Militer
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini